About Me
- Dedy Budiman
- CHAMPION SALES TRAINER yang telah berpengalaman dalam memberikan pelatihan salesmanship diberbagai perusahaan di Indonesia. Ia mempunyai pengalaman lebih dari 15 tahun dalam dunia penjualan dengan beragam jalur distribusi mulai dari End User, Retail, Traditional Market dan Modern Market
Blog Archive
Labels
- ayu tingting (1)
- bandara (1)
- best seller (1)
- blue bird (1)
- calo (1)
- champion sales trainer (7)
- Dedy Budiman (15)
- dimana (1)
- general knowledge (1)
- kemana (1)
- networking (1)
- rio haryanto (1)
- sales trainer (11)
- selling you (1)
- sumpah pemuda (1)
- TIP SALES (7)
- whitney houston (1)
- zmot (1)
Showing posts with label champion sales trainer. Show all posts
Showing posts with label champion sales trainer. Show all posts
Wednesday, February 22, 2012
Lupa bawa Celana Dalam
Beberapa waktu yang lalu ketika berada dikamar bilas usai berenang, saya mendengar ada orang dikamar bilas sebelah yang setengah berteriak berkata "Aduh...... Lupa bawa Celana Dalam (CD) Ganti lagi....."
Mendengar teriakannya saya jadi tertawa dalam hati, apa rasanya pulang berenang gak pakai celana dalam?
Setelah itu saya jadi teringat dengan kalimat yang sering diucapkan oleh teman-teman sales seperti ini :
"Aduh...brosurnya ketinggalan lagi"
"Wah, kalkulatornya gak bawa"
"Price Listnya ditaruh dimana yah?"
Sebenarnya seorang sales yang lupa bawa brosur, price list, kalkulator dan hal2 penting lainnya, sama seperti orang yang berenang tapi lupa bawa celana dalam ganti.
Padahal kita tahu CD adalah property wajib yang harus dibawa saat berenang. Kalau sampai tidak membawa CD anda tahu sendirikan rasanya gimana? Tidak enak dan tidak nyaman.
Sebagai seorang sales, anda juga harus mengetahui property wajib apa saja yang harus dibawa saat hendak menjual. Dan pastikan untuk selalu membawanya.
Kalau anda sampai lupa membawanya, artinya anda seperti orang yang tidak pakai celana dalam.
Happy Selling,
Dedy Budiman M.Pd
The Champion Sales Trainer
Founder KOMISI - Komunitas Sales Indonesia
Mendengar teriakannya saya jadi tertawa dalam hati, apa rasanya pulang berenang gak pakai celana dalam?
Setelah itu saya jadi teringat dengan kalimat yang sering diucapkan oleh teman-teman sales seperti ini :
"Aduh...brosurnya ketinggalan lagi"
"Wah, kalkulatornya gak bawa"
"Price Listnya ditaruh dimana yah?"
Sebenarnya seorang sales yang lupa bawa brosur, price list, kalkulator dan hal2 penting lainnya, sama seperti orang yang berenang tapi lupa bawa celana dalam ganti.
Padahal kita tahu CD adalah property wajib yang harus dibawa saat berenang. Kalau sampai tidak membawa CD anda tahu sendirikan rasanya gimana? Tidak enak dan tidak nyaman.
Sebagai seorang sales, anda juga harus mengetahui property wajib apa saja yang harus dibawa saat hendak menjual. Dan pastikan untuk selalu membawanya.
Kalau anda sampai lupa membawanya, artinya anda seperti orang yang tidak pakai celana dalam.
Happy Selling,
Dedy Budiman M.Pd
The Champion Sales Trainer
Founder KOMISI - Komunitas Sales Indonesia
Friday, February 17, 2012
Calo Bandara
Pagi ini saya menginjakkan kaki di Bandara Pattimura - Ambon dan sekeluar dari pintu bandara saya langsung di kerumuni oleh banyak calo taxi gelap yang menawarkan diri.
Bahkan saat saya sudah bilang "tidak" dan mengatakan ada yang menjemput, terus saja mereka mencecar utk menawarkan jasanya. Hal seperti ini memang umum terjadi di.berbagai bandara Indonesia.
Mengalami hal ini saya jadi teringat akan banyaknya komplain dari pelanggan tentang perilaku sales dalam menjual. Seringkali kelakuan sales sama dengan calo-calo dibandara.Mereka terus mencecar ketika menawarkan barang dan membuat akhirnya pelanggan tidak nyaman dan menjadi risih.
Padahal tidak semua SALES mempunyai perilaku seperti itu, apalagi seorang SALES CHAMPION. Mereka santun dalam menjual dan tidak memaksa tapi mengerti kebutuhan pelanggannya. Sehingga pelanggan senang dan puas.Jadi buat teman-teman Sales yang masih sering memaksa dalam menjual, saatnya untuk merubah cara anda.
Karena bila tidak maka anda tidak ada bedanya dengan calo bandara. Mengganggu dan menyebalkan dimata pelanggan.Happy Selling,
Dedy Budiman M.Pd
The Champion Sales Trainer
Greatest Love Of All
Beberapa hari yang lalu dunia dikejutkan dengan meninggalnya Whitney Houston seorang penyanyi dunia bersuara emas. Dalam salah satu lagunya Greatest Love Of All, saya menemukan sebuah kalimat yang menginspirasi “The greatest love of all is easy to achieve, Learning to love yourself it is the greatest love of all”
Saat ini saya sedang ada beberapa project training Teacher Gathering baik dengan Stabilo maupun Jembatan Karier. Dalam acara tersebut saya berbicara dengan guru-guru dan siswa/i diberbagai kota di Indonesia. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh guru-guru adalah bagaimana menjadi GURU IDOLA?
Saya menjawab bahwa salah satu kunci untuk menjadi GURU IDOLA adalah dengan mencintai profesi dan pekerjaan sebagai seorang GURU.
Hal ini juga berlaku untuk berbagai profesi lainnya termasuk SALES. Bila anda ingin menjadi seorang SALES CHAMPION maka anda harus mencintai pekerjaan anda sebagai SALES. Kalau ada orang bertanya apalagi calon MERTUA, apa pekerjaan anda? Maka anda harus dengan tegas dan mantab mengatakan bahwa anda adalah seorang SALES.
Bila anda tidak menerima diri anda sebagai seorang SALES maka anda tidak akan pernah mendapatkan Greatest Love seperti apa yang dinyanyikan oleh Whitney Houston.Happy Selling,
Dedy Budiman M.Pd
The Champion Sales Trainer
www.dedybudiman.comWednesday, November 9, 2011
TIP SALES : Kemana...Dimana......
Tahukah anda pertanyaan apa yang sering diajukan oleh SALES di pagi hari ketika hendak keluar kantor ? Umumnya banyak Sales yang bertanya “Mau kemana yah hari ini?”
Selain itu saat atasan mereka mencari customer, ada satu pertanyaan lagi yang sering mereka ajukan yaitu “Dimana yah cari prospek yang bagus?”
Saya jadi teringat dengan lagunya Ayu Tingting ketika menyanyikan alamat palsu.
Kemana.....kemana....kemana..........
Dimana.......dimana.....dimana.........
Jelas saja banyak sales akan bingung mau kemana dan dimana mencari prospek kalau mereka tidak mempunyai perencanaan apa yang mau mereka kerjakan hari ini.
Persiapkanlah diri anda sebelum bekerja agar jangan bertanya lagi mau kemana dan dimana prospeknya.
Jadi sudah tahu dong mau kemana hari ini dan dimana mencari potential prospek?
Happy Selling
Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer
Monday, November 7, 2011
TIP SALES : Selling YOU
Every time you meet someone, explain an idea, talk on the telephone, or give your opinion, you are selling your most valuable asset: YOU!
Dalam buku Selling You, Napoleon Hill mengatakan bahwa “Orang Jauh lebih cepat membeli kepribadian dan ide daripada membeli barang.”
Seringkali banyak sales yang terlalu mengandalkan perusahaan tempat mereka bekerja dan produk yang mereka jual dibandingkan dengan diri mereka sendiri. Perusahaan dan produk memang menunjang anda untuk bisa lebih mudah dalam menjual, tetapi siapa yang menjual produk tsb juga mempunyai pengaruh yang besar.
Karena ketika seorang pelanggan ingin membeli, mereka juga melihat siapa yang menjual produk tersebut. Bila dari penampilannya saja sudah tidak menarik, di ajak bicara tidak nyambung, bagaimana calon pelanggan akan tertarik untuk membeli.
Jadi bila ingin menjual lebih banyak tingkatkanlah penampilan, pengetahuan dan keterampilan diri anda. Karena penampilan yang menarik, pengetahuan luas dan keterampilan yang bagus akan membuat calon pelanggan lebih percaya. Dan ketika mereka percaya kepada anda, maka mereka juga akan percaya untuk membeli produk yang anda jual.
“Juallah diri anda, sebelum anda menjual produk anda”
Happy Selling,
Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer
Friday, November 4, 2011
TIP SALES : No Networking = Not Working
NETWORKING is the single most powerful marketing tactic to accelerate and sustain success for any individual or organization! – Adam Small
Seorang teman pernah mengatakan kepada saya bahwa jaman sekarang bila seorang SALES tidak melakukan Networking maka sales tersebut "Not working" alias tidak bekerja.Membangun networking berarti adalah Anda membangun sebuah hubungan baik dengan seseorang, baik itu eksternal maupun internal dalam usaha Anda.
Betapa pentingnya networking bagi seorang Sales. Karena semakin luas network yang dimilikinya, maka semakin besar peluang dan kesempatan yang bisa didapatkannya.
Networking bisa dilakukan dengan berbagai macam hal, misalnya dengan bergabung dalam sebuah komunitas tertentu, aktif dalam organisasi, mengikuti seminar dan berkenalan dengan peserta yang hadir diacara seminar tersebut.
Untuk itu, sudah saatnya mulai hari ini anda harus memperluas networking anda, karena salah satu kunci keberhasilan seorang sales adalah dari berapa besar network yang dimilikinya.
Semangat pagi!
Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer
Note : untuk memperluas networking saya berencana membuat komunitas sales indonesia, bagi teman-teman yang tertarik silahkan kirimkan alamat email anda ke dedybudiman@yahoo.com
Friday, October 28, 2011
TIP SALES : Sumpah Sales
Hari ini 28 Okt adalah hari SUMPAH PEMUDA.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian dari kata Sumpah adalah pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kpd Tuhan atau kpd sesuatu yg dianggap suci (untuk menguatkan ke-benaran dan kesungguhannya) atau bisa juga berarti Janji atau ikrar yg teguh (akan me-nunaikan sesuatu)
Menurut anda profesi apakah yang sampai saat ini masih sering bersumpah atau berjanji dalam melaksanakan pekerjaannya ? Sepengetahuan saya hanya ada 2 profesi yang sering melakukan sumpah, yaitu para pejabat; karena mereka harus diambil sumpahnya sebelum menjalankan pekerjaannya. Dan satu lagi adalah SALES, profesi yang hampir setiap harinya selalu memberikan sumpah/janji kepada pelanggannya.
Coba anda ingat saat seorang sales mau melakukan closing kepada pelanggannya, maka semua janji-janji manis disampaikannya. “nanti di kasih bonus tambahan”, “produknya akan diantar hari sabtu sebelum makan siang”, dlsb.
Tapi sayangnya seringkali janji manis yang disampaikan tidak diimbangi dengan komitmen untuk memenuhinya. Akhirnya banyak pelanggan yang seringkali kecewa, marah dan merasa dibohongi, yang ujung-ujungnya membuat image sales dimata masyarakat kurang bagus karena terlalu banyak janji-janji yang tidak ditepati.
Memakai moment dihari Sumpah Pemuda ini, marilah kita para SALES kembali diingatkan akan betapa sakralnya sebuah SUMPAH/JANJI yang anda ucapkan kepada pelanggan ataupun orang lain. Saatnya untuk memulihkan nama baik SALES, bahwa SALES adalah profesi yang bisa dipercaya.
Bagaimana caranya? Yaitu, mulai dari hari ini setiap kita para SALES mengambil komitmen bersama untuk tidak memberi janji-janji kosong kepada pelanggan.
Ucapkanlah apa yang bisa anda penuhi, dan penuhilah apa yang anda ucapkan.
Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer
Subscribe to:
Posts (Atom)





